Menuju Akreditasi Unggul: Sekolah Pascasarjana UNS Sambut Tim Asesor S3 Penyuluhan Pembangunan

SURAKARTA – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu akademik melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Fokus utama kali ini adalah Program Studi (Prodi) S3 Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat yang berada di bawah naungan Sekolah Pascasarjana.

Sekolah Pascasarjana UNS bersiap mencetak sejarah baru melalui visitasi akreditasi Prodi S3 Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat. Kehadiran tim asesor dari LAMSPAK disambut hangat sebagai langkah strategis dalam mengevaluasi efektivitas program doktoral dalam menghasilkan inovator sosial.

Dalam sambutannya, Dekan Sekolah Pascasarjana menyampaikan bahwa prodi ini memiliki keunikan dalam integrasi teori pembangunan dengan kearifan lokal. Fokus asesmen kali ini mencakup penguatan jejaring alumni dan dampak publikasi ilmiah mahasiswa terhadap kebijakan pembangunan nasional.

Persiapan Matang Menuju Akreditasi Unggul

Rektorat beserta jajaran pimpinan Sekolah Pascasarjana telah melakukan serangkaian persiapan intensif. Asesmen lapangan ini merupakan tahapan krusial untuk memvalidasi data yang telah dilaporkan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) dan laporan kinerja program studi (LKPS).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian menyatakan bahwa visitasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum untuk membuktikan kualitas riset dan pengabdian masyarakat yang selama ini menjadi keunggulan Prodi S3 Penyuluhan Pembangunan.

Fokus Penilaian Asesmen

Selama kegiatan asesmen yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, tim asesor LAMSPAK akan melakukan verifikasi terhadap beberapa poin utama:

  • Visi dan Misi: Keselarasan strategi prodi dengan target World Class University.
  • Kualitas Dosen dan Mahasiswa: Rekam jejak publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi.
  • Kurikulum: Adaptasi kurikulum terhadap isu pemberdayaan masyarakat di era digital.
  • Sarana dan Prasarana: Fasilitas pendukung riset yang menunjang kenyamanan akademik mahasiswa doktoral.

“Kami optimis bahwa sinergi antara dosen, mahasiswa, dan alumni S3 Penyuluhan Pembangunan akan memberikan impresi positif bagi para asesor. Inovasi sosial yang dihasilkan dari prodi ini telah banyak memberi dampak nyata bagi masyarakat luas,” ungkap Kepala Program Studi terkait.

Dukungan Stakeholder

Kegiatan ini juga turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari alumni yang berkarier di instansi pemerintahan, sektor swasta, hingga mitra kerjasama internasional. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai outcome lulusan UNS yang kompeten di bidang pemberdayaan.

Penutup Dengan semangat kebersamaan, Universitas Sebelas Maret berharap hasil dari asesmen lapangan ini dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan status akreditasi Prodi S3 Penyuluhan Pembangunan menuju predikat Unggul, sekaligus memperkuat posisi UNS sebagai pusat keunggulan ilmiah di Indonesia.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru