LPPMP UNS Bongkar Pasang Gaya Mengajar Dosen Demi Menjawab Tantangan Pendidikan Modern

SURAKARTA – Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi memulai langkah besar dalam merevolusi standar pengajaran di lingkungan kampus. Melalui tajuk “Gebrakan LPPMP”, Unit Pengembangan Sistem Pembelajaran (UPSP) menginisiasi program Bongkar Pasang Gaya Mengajar yang dikemas dalam pelatihan PEKERTI (Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional) 2026.

Langkah berani ini diambil sebagai respons terhadap disrupsi pendidikan global yang menuntut dosen tidak lagi sekadar menjadi sumber informasi, melainkan fasilitator inovasi. Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh, mulai 27 April hingga 2 Mei 2026, terpusat di LPPMP UNS Surakarta.

Meninggalkan Zona Nyaman Pedagogik

Program PEKERTI kali ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa. LPPMP UNS menekankan adanya proses “pembongkaran” terhadap metodologi pengajaran lama yang cenderung searah dan pasif. Dosen-dosen peserta ditantang untuk menyusun ulang (re-assembling) strategi instruksional mereka agar lebih adaptif terhadap karakteristik mahasiswa masa kini yang sangat lekat dengan teknologi dan pola pikir kritis.

“Kita tidak bisa menjawab tantangan masa depan dengan cara-cara masa lalu. LPPMP melakukan intervensi ini untuk memastikan bahwa setiap ruang kelas di UNS menjadi inkubator pemikiran modern,” ungkap perwakilan dari UPSP LPPMP UNS.

Kurikulum Pelatihan: Menuju Standar Global

Dalam durasi pelatihan yang padat, mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB (dengan penyesuaian khusus pada hari Jumat mulai pukul 07.30 WIB), para peserta akan dibekali dengan instrumen pendidikan modern, antara lain:

  • Desain Kurikulum Berbasis Outcome: Memastikan materi ajar relevan dengan kebutuhan industri.
  • Micro-Teaching Inovatif: Praktik mengajar dengan umpan balik langsung untuk mempertajam teknik penyampaian.
  • Pemanfaatan Teknologi Instruksional: Mengintegrasikan platform digital terbaru dalam proses belajar mengajar.

Disiplin dan Komitmen Total

LPPMP UNS menetapkan standar kehadiran dan partisipasi yang tinggi bagi para dosen yang telah terdaftar (daftar terlampir). Lokasi kegiatan di LPPMP UNS Surakarta dipilih secara strategis untuk menciptakan suasana akademis yang kondusif, memisahkan pengajar dari rutinitas harian agar dapat fokus sepenuhnya pada transformasi kompetensi mereka.

Gebrakan ini diharapkan menjadi titik balik bagi kualitas pendidikan di Universitas Sebelas Maret. Dengan “membongkar” pola lama dan “memasang” standar baru, UNS optimis dapat menghasilkan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi kompleksitas tantangan dunia modern.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru