PPSDM

Visi PPSDM

Menjadi pusat penjaminan mutu dan pengembangan pendidikan tinggi bereputasi internasional berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional

 

Misi PPSDM

  1. Mengembangkan perencanaan dan perekrutan yang akuntabel
  2. Mengembangkan pelatihan dan pengembangan sesuai kompetensi
  3. Mengembangkan penilaian kinerja yang obyektif
  4. Mengembangkan kompensasi yang adil
  5. Mengembangkan karir yang menjamin kesetaraan

 

Tujuan PPSDM

  1. Menghasilkan perencanaan dan perekrutan yang akuntabel
  2. Menghasilkan pelatihan dan pengembangan sesuai kompetensi
  3. Menghasilkan penilaian kinerja yang obyektif
  4. Menghasilkan kompensasi yang adil
  5. Menghasilkan karir yang menjamin kesetaraan

 

Aktivitas PPSDM

Pengembangan sumberdaya manusia dilakukan dengan kajian kebijakan tentang perencanaan dan perekrutan, pelatihan  dan pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi, serta pengembangan karir bagi dosen dan karyawan. Di samping itu, pengembangan sumber daya manusia juga  dilakukan melalui bimbingan dan konseling bagi mahasiswa.

 

  1. Kajian kebijakan PPSDM yang sudah dilakukan antara lain:
  2. Pengembangan Karir Dosen Non PNS UNS
  3. Pengembangan Karir Karyawan Non PNS UNS
  4. Pemetaan Kompetensi Dosen menuju World Class University
  5. Pemetaan Kompetensi Karyawan menuju World Class University
  6. Remunerasi Rumah Sakit UNS

 

  1. Kajian kebijakan PPSDM yang akan dilakukan, antara lain:
  2. Perekrutan dan Seleksi Dosen
  3. Optimalisasi Kenaikan Pangkat Dosen
  4. Analisis Kebutuhan Pelatihan Karyawan
  5. Pengembangan Remunerasi Rumah Sakit UNS
  6. Pemetaan Jabatan dan Kebutuhan Karyawan

 

  1. Peraturan Rektor mengacu kajian kebijakan PPSDM, antara lain:
  2. Peraturan Rektor tentang Dosen Non PNS dan Dosen Purna Tugas
  3. Peraturan Rektor tentang Kompensasi Dosen Non PNS
  4. Peraturan Rektor tentang Pengembangan Karir Dosen Non PNS
  5. Peraturan Rektor tentang Daftar Gaji Pegawai Non PNS
  6. Peraturan Rektor tentang Implementasi Remunerasi Rumah Sakit UNS
  7. Peraturan Rektor tentang Nama Jabatan dan Peringkat Jabatan Rumah Sakit UNS
  8. Peraturan Rektor tentang Penilaian Kinerja Standar Rumah Sakit UNS
  9. Peraturan Rektor tentang Insentif Prestasi Rumah Sakit UNS

 

  1. Draft Peraturan Rektor mengacu kajian kebijakan PPSDM, antara lain:
  2. Draft Peraturan Rektor tentang Kompensasi Karyawan Non PNS
  3. Draft Peraturan Rektor tentang Pengembangan Karir Karyawan Non PNS
  4. Draft Peraturan Rektor tentang Perekrutan dan Seleksi Dosen
  5. Draft Peraturan Rektor tentang Optimalisasi Kenaikan Pangkat Dosen
  6. Draft Peraturan Rektor tentang Pelatihan Karyawan
  7. Draft Peraturan Rektor tentang Pengembangan Remunerasi Rumah Sakit UNS
  8. Draft Peraturan Rektor tentang Mutasi Karyawan

 

 

DIVISI BIMBINGAN KONSELING DANPENGEMBANGAN KARIR-BKPK

 

Sejarah Divisi BKPK

Salah satu program Universitas Sebelas Maret (UNS) adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas internasional yang mandiri dan mampu bersaing dalam percaturan global (world class university). Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas internasional, UNS memprogramkan agar mahasiswa prestasinya tinggi, bisa lulus tepat waktu, dan setelah lulus  cepat mendapatkan pekerjaan dengan keterampilan yang unggul. Divisi Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)  LPPMP UNS bertugas membantu mahasiswa untuk mencapai tujuan tersebut.

Kenyataan di lapangan memaparkan situasi yang berbeda, masih banyak mahasiswa UNS yang kurang terampil dalam belajar dan kurang terampil dalam komunikasi sosial sehingga meskipun kemampuan intelektualnya tinggi, tetapi prestasi belajar mereka rendah. Ditambah lagi pemahamannya terhadap dunia kerja masih perlu ditingkatkan. Untuk mempertinggi kualitas mahasiswa tersebut maka perlu ditingkatkan peran semua unsur yang terkait dengan mahasiswa, yaitu antara lain pimpinan fakultas, program studi, Pembimbing Akademik (PA) dan dosen pada umumnya; serta khususnya kinerja Divisi Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier yang bertugas memberikan bimbingan kepada para mahasiswa.

Divisi Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier sangat strategis, karena di samping bertugas memberikan bantuan langsung kepada mahasiswa, terutama yang bermasalah, juga berkepentingan untuk membantu pimpinan fakultas/ jurusan/ prodi di dalam mengoptimalkan perkembangan mahasiswa. Untuk itu, secara garis besar rencana tindakan Divisi BK adalah selalu berkoordinasi dengan pimpinan fakultas/ jurusan/ prodi di dalam menyusun program-programnya. Juga memberikan bimbingan belajar kepada mahasiswa, meningkatkan kompetensi pembimbingan dosen dan PA, memberikan bimbingan kepada mahasiswa agar mereka mampu mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja dengan sebaik-baiknya dan dengan kualitas internasional.

            Divisi Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier merupakan salah satu divisi di Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNS. Divisi ini dibentuk untuk membantu mahasiswa agar mereka mampu mengatasi berbagai kesulitan dan mengembangkan berbagai macam keterampilan, sehingga mereka dapat berhasil dengan baik di ketiga bidang, yakni di bidang akademik, bidang pekerjaan atau karier, dan di bidang  sosial kemasyarakatan. Divisi BK  bersama komponen pendidikan  lain yang ada di lingkungan UNS bertugas memberikan bimbingan kepada civitas akademika, khusunya para mahasiswa, agar mereka mampu mengembangkan dirinya secara optimal dan memiliki pribadi yang mandiri. Oleh karena itu selama belajar di perguruan tinggi, mahasiswa perlu menjadikan Divisi BK sebagai mitranya dalam mencapai cita-cita demi keberhasilan yang cemerlang. Caranya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukannya dan menjadikan Divisi BK sebagai tempat untuk berkonsultasi, berdialog dan berdiskusi setiap ada kesulitan atau masalah, baik itu masalah akademik; pribadi; sosial kemasyarakatan; maupun pekerjaan atau ketika mahasiswa akan merencanakan adanya kegiatan pengembangan diri mereka.

Pada awalnya, Divisi BK disebut  Unit Pelayanan Bimbingan dan Konseling (UPBKM) yang didirikan pada tahun 1998 di bawah pengawasan dan tanggung jawab Pembantu Rektor I dan Pembantu Rektor III. Pada tahun 2002 dengan dibentuknya Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) di UNS, UPBKM tersebut ditarik menjadi salah satu pusat dari LPP, dengan nama Pusat Bimbingan dan Konseling (PBK). Ketentuan ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor UNS Nomor : 759/J27/KP/2005 tertanggal 16 November 2005 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS. Kemudian pada tahun 2005 nama PBK berubah menjadi Pusat Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier (PBKPK) yaitu dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Rektor UNS Nomor : 382/J27/KP/2005 tertanggal 3 Juni 2005. Selanjutnya,  muncullah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 82 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret yang menetapkan perubahan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) menjadi Lembaga Pengembangan dan Jaminan Mutu Pendidikan (LPPMP). Divisi BK menjadi salah satu divisi di bawah Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Lembaga Pengembangan dan Jaminan Mutu Pendidikan (LPPMP).

 

Visi Divisi BK

Menjadi divisi yang mampu memberikan bantuan psikologis kependidikan yang handal yang mampu memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya sivitas akademika  UNS, khususnya mahasiswa; sehingga mereka dapat berkembang secara optimal, menjadi diri pribadi yang mandiri, cakap dan terampil dalam menghadapi berbagai kesulitan dan permasalahan hidup, dan pada akhirnya berhasil dalam bidang akademik, sosial-kemasyarakatan, dan karier.

 

Misi  Divisi BK

Misi Divisi BK adalah

  1. Membantu sivitas akademika UNS, khususnya mahasiswa, agar mereka mampu mengembangkan diri secara optimal dan menguasai kompetensi professional.
  2. Membantu mahasiswa mengatasi permasalahan-permasalahan yang terkait dengan kegiatan akademik.
  3. Membantu mahasiswa mengatasi permasalahan yang terkait dengan aspek sosial-kemasyarakatan.
  4. Membantu mahasiswa di dalam perencanaan, pemilihan, dan pengembangan karier.
  5. Mengembangkan model-model bantuan dan pembimbingan kepada mahasiswa.

 

Tujuan Divisi BK

Tujuan Divisi BK adalah untuk mendukung program kerja universitas yang menghasilkan tenaga profesional di bidangnya masing-masing yang berkualitas skala internasional (World Class). Program World Class University menghendaki mahasiswanya lulus tepat waktu, prestasi atau daya serap tinggi, dan waktu tunggu pendek. Dengan demikian tujuan kegiatan Divisi BK  adalah untuk: (1) membantu mahasiswa agar berhasil dalam studinya; (2) membantu mahasiswa  agar menjadi diri pribadi yang mandiri dan berhasil dalam sosial-kemasyarakatannya; dan (3) membantu mahasiswa agar setelah lulus, mahasiswa dapat memasuki dunia kerja dan mengembangkan kariernya dengan sebaik-baiknya.

 

Sumber Daya Divisi BK

Divisi BK bernaung di bawah Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (PPSDM) Lembaga Pengembangan dan Jaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) yang dipimpin oleh seorang kepala divisi, dan beranggotakan sebanyak 14 orang yang merupakan perwakilan fakultas, dengan susunan sebagai berikut.

Kepala Divisi   : Drs. W. Hendro Saputro, M.Si. (FIB).

Anggota              :        (1) Dra.Sri Wiyanti, M.Si. (FKIP); (2) Dr. Wagimin, M.Pd (FKIP); (3) Drs. Mudaris Muslim, M.Si. (FKIP); (4) Dra. Yulianti, M.Pg (FKIP); (5) Dr. Hanik Liskustyawati, M.Kes.; (6) Eko Supri Murtiono, S.t., M.T. (FKIP); (7) Dr. Kristina Setyowati, M.Si. (FISIP); (8) Drs. Wiyono, M.M. (FEB); (9) Diana Tantri Cahyaningsih, S.H.,M.Hum. (FH); (10) Ir. Edi Pramono Singgih, M.T. (FT); (11) Arif Tri Setyanto, S.Psi, M.Psi, Psi (FK); (12) Ir. Sudiyono, M.S. (FP); (13) Dr. Hasih Pratiwi,S.Si., M.Si. (FMIPA)  dan (!4)   Sayid Mataram, S.Sn., M.Sn. (FSRD).